Saat hiruk pikuk perkotaan mereda seiring terbenamnya matahari, tantangan berbeda muncul di senja hari. Pejalan kaki menavigasi jalan yang remang-remang dengan hati-hati, pengendara sepeda melintasi rute gelap dengan risiko yang mereka tanggung, dan potensi bahaya membayangi setiap penumpang di malam hari. Dilema perkotaan universal ini telah menemukan solusi inovatif dalam LuminoKrom®, teknologi cat photoluminescent inovatif yang mendefinisikan ulang keselamatan dan keberlanjutan malam hari.
Sejak debutnya pada tahun 2018, LuminoKrom® telah memantapkan dirinya sebagai solusi pasar yang paling efektif untuk keselamatan malam hari dan konservasi energi. Didesain khusus untuk jalur sepeda dan area pejalan kaki—khususnya di lokasi dengan cahaya redup—inovasi Grade G yang dipatenkan ini tidak memerlukan daya listrik atau menghasilkan emisi CO2 sekaligus memberikan penerangan terus menerus hingga 10 jam setelah gelap.
Pada akhir tahun 2023, LuminoKrom® telah diterapkan di lebih dari 450 proyek di seluruh dunia, dengan rata-rata instalasi baru dilakukan setiap dua hari. Penerapan yang cepat ini mulai dari kota metropolitan yang ramai hingga komunitas pedesaan di seluruh Eropa dan Asia, yang menunjukkan penerapan dan efektivitasnya secara universal.
Tidak seperti produk glow-in-the-dark konvensional dengan durasi terbatas, LuminoKrom® mempertahankan visibilitas hingga 10 jam—fitur penting untuk malam musim dingin dan jalur terpencil. Teknologi ini memberikan panduan yang konsisten tanpa berkedip atau gelapnya solusi pencahayaan tradisional.
Dibebankan oleh cahaya sekitar (alami atau buatan), LuminoKrom® beroperasi sepenuhnya di luar jaringan listrik, menghilangkan konsumsi energi dan emisi karbon. Hal ini menjadikannya sangat berharga untuk daerah terpencil di mana infrastruktur kelistrikan terbatas atau tidak ada sama sekali.
Uji coba lapangan selama lima tahun di berbagai iklim telah membuktikan ketahanan LuminoKrom® terhadap paparan sinar UV, curah hujan, dan fluktuasi suhu. Cat mempertahankan sifat bercahayanya tanpa degradasi akibat perubahan musim.
Dari jalur sepeda perkotaan hingga jalan setapak pedesaan, LuminoKrom® beradaptasi dengan beragam lingkungan. Penerapannya meningkatkan keselamatan pada rute bersepeda, jalur pejalan kaki, dan jalur pejalan kaki, serta menawarkan solusi yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan kota.
Diproduksi dengan bahan dan proses ramah lingkungan, LuminoKrom® mewakili alternatif pencahayaan yang benar-benar ramah lingkungan. Produksi dan pengoperasiannya meminimalkan dampak lingkungan sekaligus memaksimalkan manfaat keselamatan.
Penerapan LuminoKrom® lebih dari sekadar penerangan—tetapi secara aktif meningkatkan kualitas hidup dengan meningkatkan mobilitas malam hari. Jalur dengan penerangan yang baik mendorong lalu lintas pejalan kaki dan bersepeda, sehingga mengurangi kemacetan kendaraan dan emisi terkait. Visibilitas tinggi dari teknologi ini pada jarak 80-100 meter (dibandingkan dengan 30-40 meter untuk cat reflektif) secara signifikan meningkatkan waktu reaksi bagi semua pengguna jalan.
Analisis komparatif menunjukkan penandaan LuminoKrom® menghasilkan polusi cahaya 10.000 kali lebih sedikit dibandingkan penerangan jalan konvensional per kilometer jalur sepeda. Teknologi ini tidak memerlukan infrastruktur intensif perawatan seperti tiang lampu, sehingga menawarkan solusi yang 50 kali lebih hemat biaya dibandingkan lampu jalan tradisional dan juga lebih mudah dipasang.
Dikembangkan melalui penelitian bertahun-tahun oleh tim Litbang OliKrom bekerja sama dengan Eiffage Group, LuminoKrom® menggabungkan luminositas optimal dengan ketahanan tingkat jalan raya. Inovasi ini telah mendapatkan sertifikasi berdasarkan standar Grade G ISO 17398 dan pengakuan dari badan lingkungan hidup ADEME Perancis sebagai bagian dari inisiatif "Jalan Masa Depan" mereka.
Berbeda dengan upaya awal pembuatan marka jalan bercahaya yang gagal karena sensitivitas cuaca, LuminoKrom® telah menunjukkan kinerja yang konsisten sejak penerapannya pada tahun 2018 di jalan raya nasional RN2 Prancis. Teknologi ini kini mewakili paradigma baru di bidang infrastruktur—yang memprioritaskan keselamatan, ekonomi, dan tanggung jawab lingkungan secara setara.