Bayangkan memilih furnitur dengan hati-hati, mengatur pencahayaan yang hangat, dan mempersiapkan segalanya untuk rumah sempurna Anda—hanya saja cat lantai yang salah merusak estetika, berpotensi membahayakan kesehatan Anda, atau memerlukan pengerjaan ulang dini. Memilih cat lantai tidak sesederhana hanya mengoleskan lapisan apa pun; cat berbasis air dan berbasis minyak mungkin tampak serupa, tetapi perbedaannya sangat mendalam. Panduan ini akan membantu Anda menavigasi opsi ini untuk membuat keputusan yang tepat untuk rumah Anda.
Cat lantai berfungsi ganda, baik dekoratif maupun pelindung, meningkatkan penampilan sekaligus memperpanjang umur lantai Anda. Dua jenis utama—berbasis air dan berbasis minyak—berbeda secara signifikan dalam komposisi, kinerja, dan dampak lingkungan.
Cat berbasis air telah mendapatkan popularitas karena manfaat lingkungannya dan kemudahan penggunaannya. Inilah yang harus Anda ketahui:
Keuntungan:
Kerugian:
Pilihan konvensional menawarkan daya tahan yang unggul tetapi datang dengan kekurangan yang signifikan:
Keuntungan:
Kerugian:
Saat memilih antara jenis cat, evaluasi faktor-faktor ini:
Catatan Penting: Jangan pernah mencampur cat berbasis air dan berbasis minyak, karena formulasi yang tidak kompatibel akan menyebabkan pengelupasan dan cacat lainnya.
Tren industri mengarah pada pengembangan formulasi berbasis air dengan daya tahan yang ditingkatkan sambil mengurangi kandungan VOC dalam produk berbasis minyak. Kemajuan teknologi bertujuan untuk menyeimbangkan tanggung jawab lingkungan dengan persyaratan kinerja.